Mengenal ROV Mesin Yang Menjadi Robot Penyelam di Laut
Untuk dapat melihat dasar laut dengan jelas dan dekat maka diperlukan sebuah alat yang dapat mencapai kedalaman tanpa harus manusia yang melakukan penyelaman pada dasar laut.
Terutama ketika manusia memerlukan data-data yang bersumber dari lingkungan laut yang biasanya digunakan dalam suatu penelitian.
Untuk mempermudah pekerjaan tersebut maka diperlukan suatu alat dan sistem yang dapat menyelam dia air laut tanpa melibatkan manusia turun secara langsung.
Salah satu alat yang dimaksud adalah ROV Mesin. ROV umumnya digunakan untuk mengeksplorasi laut dan menyajikan gambar serta video untuk keperluan penelitian ilmiah.
Apa itu ROV?
ROV (Remotely Operated Underwater Vehicle) adalah robot yang beroperasi di bawah permukaan laut yang dirancang untuk mengumpulkan data tentang dunia bawah air, termasuk memetakan struktur infrastruktur bawah laut maupun formasi geologis seperti ventilasi hidrotermal.
Biasanya sistem kabel lebih sering dipilih karena lebih stabil dan mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi.
Komponen utama yang membentuk sistem kerja ROV antara lain:
- Sistem kelistrikan
- Struktur mekanis
- Sensor dan perangkat tambahan
- Struktur khusus
Rangka dasar yang menopang seluruh sistem disebut fram ROV, kerangka ini dibuat seringan mungkin untuk mengurangi bobot tambahan dan hambatan saat bergerak di air.
Bagian dalamnya dilindungi oleh struktur yang berguna untuk menghindari kerusakan pada komponen internal. Sepanjang rangka, terdapat klip penahan untuk mendukung kabel dan komponen kelistrikan lainnya.
Desain rangka ROV menggunakan prinsip triangulasi yang menempatkan sambungan silang pada area rentan untuk memperkuat struktur dan menahan benturan berat.
Apa Saja Komponen Penyusun ROV?
Sistem kelistrikan ROV meliputi kabel, sirkuit, motherboard, dan unit yang menerima perintah dari pengendali di permukaan lalu mengubahnya menjadi gerakan fisik di bawah air. Sebagian besar ROV dikendalikan secara manual.
Sinyal dari pengendali dapat dikirim melalui kabel atau nirkabel tergantung pada desain dan kondisi. Setelah sinyal diterima penerima onboard maka perintah diteruskan ke sistem propulsi berupa baling-baling mini yang digerakkan oleh motor.
Baling-baling ini dapat berputar searah atau berlawanan jarum jam untuk melakukan manuver yang dapat dipasang pada sambungan swivel agar gerakan lebih fleksibel.
Ada juga peralatan penting lainnya seperti kamera, pengukur kedalaman dan sensor suhu. Kamera digunakan operator untuk memantau kondisi sekitar.
Alat pengukur kedalaman bertujuan untuk memastikan Robot tidak memasuki zona berbahay sedangkan sensor suhu berfungsi untuk membantu mendeteksi ventilasi termal bawah laut.
Robot ini juga dapat dimodifikasi sesuai tugasnya, seperti lengan mekanis untuk pengambilan artefak, alat pemotong batu untuk sampel geologi, atau perangkat LiDAR, SONAR, dan RADAR untuk pemetaan dasar laut.
Apa Manfaat Penggunaan ROV
Kendaraan ini dilengkapi teknologi modern seperti sistem pencahayaan bawah air dan kamera video untuk merekam panorama laut. Fitur ini sangat bermanfaat dalam pendidikan geologi dan ilmu kelautan.
Selain itu, ROV dapat dipasangi kamera statis, pengambil sampel air, manipulator, hingga instrumen canggih lain untuk mengukur suhu, penetrasi cahaya, kejernihan air, sampai analisis kimia di kedalaman tertentu.
Awalnya alat ini dirancang untuk inspeksi rutin pipa bawah laut dan pengujian struktur platform lepas pantai.
Namun kini penggunaannya meluas hingga ke eksplorasi reruntuhan kapal, situs bersejarah, mendukung ekspedisi ilmiah, hingga program edukasi di akuarium publik.
Bagaimana Cara Peluncuran ROV Ke Air?
Ukuran ROV sangat bervariasi, mulai dari seukuran kotak roti hingga sebesar truk kecil. Peluncurannya dilakukan dengan cara menjatuhkan langsung robot ke air, atau dengan menggunakan peralatan khusus seperti windlass dan crane untuk mengangkatnya kembali ke dek kapal dengan aman.
Dalam kondisi laut bergelombang, digunakan moon pool yang merupakan kolam air tenang di dalam kapal untuk menurunkannya agar tidak rusak akibat tekanan dan hantaman gelombang.
Jika dibandingkan dengan penyelam manusia bisa dipastikan bahwa ROV lebih aman, terutama saat cuaca buruk. Bahkan alat ini dapat juga digunakan untuk mengeksplorasi lokasi bawah air sebelum dipastikan apakah aman.
Beberapa Robot penyelam terkenal yang sering digunakan antara lain:
- Ventana, yang menggunakan tenaga hidrolik dan mampu mencapai kedalaman 1850 meter, serta
- Doc Ricketts milik MBARI yang dapat menyelam hingga 4000 meter.
Kedua jenis ini telah mempermudah eksplorasi cadangan minyak dan gas pada lokasi dengan kedalaman yang besar, serta membantu menemukan lokasi kapal karam terkenal seperti RMS Titanic, USS Yorktown, SS Central America, dan kapal perang Jerman Bismarck.
Kendala utama yang biasanya dihadapi alat ini adalah ketiadaan pengamatan manusia secara langsung sehingga survei visual secara mendetail menjadi lebih sulit. Dan juga kabel penghubung membatasi kebebasan dalam bergerak gerak.
Jenis-Jenis ROV
ROV bawah air dikelompokkan berdasarkan bobot, tenaga, kemampuan, dan ukuran, antara lain:
- Micro, berat di bawah 3 kg, ideal untuk menjelajah celah kecil atau retakan pipa.
- Mini, berat sekitar 15 kg, dapat dioperasikan oleh satu orang dari perahu kecil.
- General ROVs, tenaga < 5 HP, dilengkapi manipulator sederhana untuk survei ringan dan sonar.
- Inspection Class, dirancang khusus untuk inspeksi struktur bawah air.
- Light Work Class, tenaga < 50 HP, mampu menyelam hingga kedalaman 2000 meter.
- Heavy Work Class, tenaga < 220 HP, kedalaman hingga 3500 meter, mampu mengangkat beban lebih dari 5000 kg.
- Trenching and Burial, tenaga 200–500 HP, kedalaman hingga 6000 meter untuk pemasangan kabel dan penggalian parit dasar laut.
Pengelompokan lain didasarkan pada sistem peluncuran seperti Tether Management System (TMS) yang mengatur kabel atau model free-swimming yang langsung terhubung ke kapal.

Post a Comment for "Mengenal ROV Mesin Yang Menjadi Robot Penyelam di Laut"
Sobat pelaut yang ingin bertanya atau berbagi pengalaman silahkan tinggalkan komentar di bawah ini.
Post a Comment