Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal GMDSS Di atas Kapal Perwira Deck Harus Tau

Definisi GMDSS

pengertian GMDSS di kapal dalam pelayaran
sumber gambar : pixabay

GMDSS (Global Maritime Distress and Safety System) adalah alat yang digunakan oleh kapal sebagai komunikasi ketika kapal dalam keadaan darurat sehingga mendapatakan perhatian khusus dari stasiun atau kapal lain yang mendengarkan berita mara bahaya tersebut.

Perkembangan GMDSS (Global Maritime Distress And Safety System) untuk industri perkapalan telah melalui perjalanan panjang. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi radio dalam keadaan darurat atau marabahaya dan prosedur keselamatan di laut.

Baca juga : GMDSS harus Di Endorsment ini Persyaratannya

Manfaat utama dari GMDSS adalah agar setiap kapal yang mengalami kecelakaan dapat meninggalkan jejak sehingga memudahkan tim pencari (SAR) dalam mengkoordinasi tempat terjadinya kecelakaan tersebut.

Di atas kapal perwira deck terutama mualim 2 harus mampu mengoperasikan alat ini serta diwajibkan memiliki sertificat khusus dalam prosedur pengoperasian setiap alat dan system ini. Sertifikat tersebut seperti GOC (General Operator Certificate) yang dikeluarkan oleh lembaga yang resmi.

Agar peralatan GMDSS berfungsi dengan baik dan efektif, penting bagi pelaut untuk memahami tujuannya dan melakukan perawatan yang diperlukan di atas kapal agar tetap dalam kondisi yang normal dan dapat digunakan setiap waktu.

Tes harian, mingguan dan bulanan dari semua peralatan System ini harus dilakukan oleh mualim 2 yang bertanggung jawab untuk itu tanpa ada kompromi. Sebab alat ini adalah satu-satunya yang dapat digunakan berkomunikasi dalam keadaan darurat di atas kapal ketika sedang berada di laut lepas.

Semua kapal penumpang dan kapal kargo di atas 300 GT yang terlibat dalam pelayaran di perairan internasional diwajibkan memiliki peralatan GMDSS.

Baca Juga : Materi Interview Pelaut Untuk Kapal Offshore

Ketika sebuah kapal menggunakan GMDSS, pada dasarnya mengirimkan sinyal marabahaya melalui peralatan komunikasi satelit atau radio. Ini juga digunakan sebagai media untuk mengirim atau menerima informasi keselamatan maritim dan saluran komunikasi umum.

Area GMDSS

Dalam jangkauan GMDSS, terdapat 4 area yang berbeda, arae yang dimaksud tersebut adalah sebagai berikut :

  1. A1 : 20 sampai 50 M VHF DSC
  2. A2 : 50 hingga 400 M VHF + MF
  3. A3 : 70 ° LU hingga 70 ° S VHF + MF + Satu INMARSAT
  4. A4 : Di Atas 70 ° N atau S HF + MF + VHF

Berikut adalah besaran jangkauan yang berkaitan dengan frekuensi :

  1. Medium Frekuensi (MF) : 300 KHz hingga 3 MHz
  2. High Frekuensi (HF) : 3 MHz hingga 30 MHz
  3. Very High Frekuensi (VHF) : 30 MHz hingga 300 MHz

Ada beberapa jenis komunikasi yang dapat digunakan melalui GMDSS yaitu sebagai berikut

  • Ship to shore distress alerting (Kapal ke Pantai)
  • Shore to ship distress alerting (Pantai ke Kapal)
  • Ship to ship distress alerting (Kapal ke Kapal)
  • SAR coordination (Koordinasi Tim Pencari)
  • General radio communications (Komunikasi Radio Umum)
  • Bridge to bridge communications 
  • Transmission and receipt of MSI
  • On scene communications
  • Transmission and receipt of emergency locating signals

Alat-alat GMDSS

Di dalam system GMDSS terdapat beberapa peralatan yaitu sebagai berikut :

  1. VHF DSC
  2. MF/HF DSC
  3. Inmarsat
  4. SART
  5. Epirb
  6. Navtex
  7. Two way VHF

Very High Frekuensi (VHF)

Untuk keperluan komunikasi maritim dialokasikan rentang 156 MHz hingga 174 MHz. Channel 16, yang diatur pada 156.800 MHz, untuk komunikasi Distress, Urgency dan Safety. Channel 70, setel pada 156.525 MHz, jika untuk jam tangan VHF DSC (Digital Selective Calling) rutin.

Saluran GUARD diatur di atas dan di bawah Saluran 16 untuk menghindari gangguan apa pun pada Saluran 16. Seseorang tidak dapat memiliki lalu lintas yang mulus di Saluran 16 dengan gangguan yang berkaitan dengan komunikasi lain selain dari kesusahan, keamanan dan urgensi. Jadi frekuensi kanal Guard adalah 156,775 MHz dan 156,825 MHz.

Antara lain, set VHF berjalan pada supply DC 24 Volt dengan transmisi tipe J3E untuk transmisi tipe Radiotelephony dan G2B untuk VHF DSC.

INMARSAT

Ini adalah sistem yang dioperasikan satelit yang mencakup terminal stasiun bumi kapal - Inmarsat B, C dan F77. Ini menyediakan layanan teleks, telepon dan transfer data antara kapal-ke-kapal, kapal ke pantai, dan pantai ke kapal bersama dengan layanan teleks dan telepon prioritas yang terhubung ke pusat penyelamatan pantai.

NAVTEX

NAVTEX adalah sistem otomatis yang diadopsi secara internasional yang digunakan untuk mendistribusikan informasi keselamatan maritim MSI, dan mencakup prakiraan cuaca dan peringatan, peringatan navigasi, pemberitahuan pencarian dan penyelamatan, dan informasi keselamatan serupa lainnya.

EPIRB

EPIRB singkatan dari emergency positioning indicating radio beacon yaitu peralatan untuk membantu menentukan posisi survivor selama operasi SAR. Ini adalah cara sekunder untuk waspada terhadap bahaya. Baca tentang EPIRB di sini.

SART

Peralatan Pencarian dan Penyelamatan: Terutama Transponder Radar Pencarian dan Penyelamatan. Ini digunakan untuk unit pencarian dan penyelamatan rumah ke posisi kesusahan yang ditularkan saat interogasi. Baca tentang peralatan Pencarian dan Penyelamatan di sini.

DSC (Digital Selective Calling)

Ini adalah layanan panggilan antara kapal ke kapal, kapal ke pantai atau sebaliknya untuk informasi keselamatan dan gangguan terutama pada frekuensi tinggi atau menengah dan radio maritim VHF.

Setiap peralatan yang terdapat di atas harus dilakukan perawatan sebaik mungkin guna untuk memastikan bahwa system tersebut sedang dalam keadaan normal dan dalam kondisi yang baik.

Perawatan terhadap alat-alat GMDSS harus dilakukan secara rutin, dimana dalam hal ini yang bertanggung jawab sepenuhnya adalah mulaim 2. Perawatan tersebut dilakukan dengan cara melakukan pengecekan secara berkala.

Berikut ini adalah jenis-jenis perawatannya :

  1. Daily Test (Tes harian)
  2. Weekly test (Test Mingguan)
  3. Monthly test (Test bulanan)
  4. Annually Test (Test Tahunan)



Yakob Taruklangi
Yakob Taruklangi Hi, I am Yakob Taruklangi, I am seafarer working onboard tanker ship as Deck Officer. I have been working since 2019. My hobby is writing and sharing experience with other specially for marine industry, shipping and life at sea.