Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Pintu Kedap Air (Watertight Door) di Kapal

Pintu kedap air adalah Pintu di kapal yang dirancang khusus kedap terhadap air sehingga dapat mencegah air masuk ke dalam ruang kapal pada saat banjir atau kecelakaan di kapal. Peran pintu yang kedap air sangat penting pada konstruksi kapal karena menyangkut tentang keselamatan pelayaran.

Pintu Kedap air (Watertight door) di kapal digunakan pada pintu yang terletak pada area yang mudah terkena air laut. Hal ini dilakukan untuk mencegah air laut masuk ke akomodasi kapal ketika kapal miring akibat ombak.

Jenis-jenis Pintu Kedap Air

pengertian dan jenis pintu kedap air
Pintu Kedap Air

Hinged Watertight Door

Hinged watertight Door adalah jenis pintu yang menggunakan engsel namun tetap kedap air. Pintu kedap ini merupakan type nomor satu (A) dan biasanya dipasang pada pintu geladak yang titik terendahnya terletak paling sedikit di atas garis muat. Seperti pada kamar / ruang penumpang, ruang anak buah kapal, ruang kerja dan sebagainya. Pintu ini harus dapat dengan mudah dibuka dan ditutup pada kemiringan kapal 15 derajat ke kiri atau ke kanan. 

Sliding Watertight Door

Sliding watertight door adalah jenis pintu kedap air yang dapat didorong secara vertikal maupun secara horizontal. Membuka dan menutup pintu ini paling lama dalam waktu 90 detik dengan memakai mekanisme yang terdapat pada pintu tersebut. 

Sliding watertight Door terdiri atas 2 type yaitu sebagai berikut.

  1. Hand Operated Door adalah Pintu yang didorong hanya dengan memakai tangan, ini merupakan jenis PKA class 2. 
  2. Power Operated adalah PKA yang didorong dengan menggunakan penggerak mesin. Mekanisme yang dipakai untuk buka dan tutup biasanya memakai sistem hidrolis. Jenis ini harus juga diharuskan untuk bisa buka dan tutup dalam waktu 60 detik dalam kemiringan 15 derajat. Power Operated merupakan PKA yang masuk kategori class 3 (C). Pintu dengan type power operated dapat di buka dan tutup seacara jarak jauh, biasanya dapat d operasikan dari bridge.

Cara Perawatan Pintu Kedap Air 

Cara melakukan perawatan terhadap Pintu kedap Air (Watertight Door) adalah sebagai berikut.

  1. Pintu harus bebas dari kotoran, Door frame (Kusen pintu) dan gasket (paking) harus dicek dan dibersihkan secara rutin serta packing dilumasi dengan silikon
  2. Wheels dan bearing harus diperiksa terhadap kerusakan dan dibersihkan dengan rutin. 
  3. Sistem hidrolik harus diperiksa secara berkala terhadap kebocoran, secara khusus pada kondisi pompa, silinder hidrolik, hydraulic hand pump, sambungan pipa. level oli harus diperiksa dan diisi ulang jika diperlukan, serta filter hidrolik harus diganti bilang ada kerusakan
  4. Saat melakukan pengecetan Hindari mengecat gasket karet dan batang piston pada silinder pintu
  5. Lakukan pelumasan (Greasing) secara rutin pada Baut gerigi, Locking device (alat pengunci), roda, lifting cam dan lengan pintu (arm of the door)
  6. Setiap pintu kedap air harus memiliki petunjuk pengoperasian yang jelas dan dipasang pada kedua sisinya. Kategori yang ditetapkan seperti pintu class A, B, C atau D serta penjelasan singkatnya harus ditandai di kedua sisi pintu. Instruksi harus dalam bahasa internasional yang mudah dipahami setiap crew kapal serta jelas untuk dibaca.

Aturan SOLAS Mengenai Pintu Kedap Air

Seperti perlengkapan lainnya di atas kapal, Watertight Door juga diatur dalam SOLAS. Aturan dan ketentuan tersebut harus diaplikasikan di atas kapal demi keselamatan jiwa dan keselamatan kapal itu sendiri. 

Berikut ini adalah aturan dalam SOLAS yang mengatur ketentuan dalam pengoperasian dan penggunaan pintu kedap air di kapal:

  1. Semua pintu dengan type power operated harus dapat dioperasikan dari Bridge dan Ship Control Center (SCC) dengan durasi waktu tidak lebih dari 60 detik pada saat kemiringan kapal dalam keadaan normal.
  2. Waktu penutupan pintu mulai ditutup sampai waktu menutup seluruhnya, tidak boleh kurang dari 20 detik dantidak lebih 40 detik jika kapal dalam keadaan tegak (tidak miring). Dan apabila pintu ditutup atau dioperasikan dengan mnggunakan tangan, pintu harus dapat tertutup sepenuhnya dalam waktu tidak lebih 90 detik
  3. Pintu dengan type Power-operated sliding harus mampu menutup dengan sempurna dalam keadaan kapal miring 15 derajat
  4. Pintu kedap air dengan type Power-operated sliding harus dilengkapi dengan alarm tertentu pada area tersebut yang akan memberikan alarm/bunyi minimal 5 detik setiap kali pintu di tutup dari jarak jauh tetapi tidak lebih dari 10 detik sebelum pintu mulai bergerak, bunyi alarm tersebut harus terdengar sampai pintu benar-benar tertutup dengan sempurna.
  5. Kontrol pemembuka dan penutup pintu pintu kedap air harus disediakan pada kedua sisi pintu dan Pegangan kendali terletak paling tidak 1,6 m di atas deck untuk kapal penumpang.
  6. Jika Pintu dapat dioperasikan secara jarak jauh dari anjungan. Maka harus memiliki indicator untuk menunjukkan secara visual bahwa pintu terbuka atau tertutup indicator ini dinyatakan dalam bentuk cahaya/lampu, Lampu merah menunjukkan pintu terbuka penuh dan lampu hijau menunjukkan pintu tertutup penuh.
  7. Setiap pintu harus dilengkapi dengan simbol arah untuk menunjukkan dengan jelas tentang arah menutup dan arah membuka.
Demikian penjelasan singkat dalam artikel ini semoga memberi manfaat bagi setiap pembaca yang mengunjungi blog ini. Dukung dan terus bantu blog ini dalam menyajikan materi dan informasi bagi pelaut dalam bidang pelayaran.  



Yakob Taruklangi
Yakob Taruklangi Hi, I am Yakob Taruklangi, I am seafarer working onboard tanker ship as Deck Officer. I have been working since 2019. My hobby is writing and sharing experience with other specially for marine industry, shipping and life at sea.