Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tugas Utama Cadet Deck di atas Kapal Taruna harus Paham

Tugas dan tanggung jawab cadet deck di atas kapal berbeda-berbeda untuk setiap jenis kapal , namun bagi taruna cadet deck sangat penting untuk memiliki gambaran umum tentang tugas cadet deck dan tanggung jawab yang harus dilakukan di atas kapal.

Tugas Cadet Deck

tugas cadet deck
sumber gambar : pixabay
Di bawah ini merupakan sepuluh tugas penting yang harus dilakukan oleh cadet deck di hampir setiap jenis kapal.

1. Sounding Tanki (Tank Sounding)

Sounding adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui isi volume suatu tanki baik tanki air tawar maupun tanki muatan. Hampir semua cadet deck diminta untuk melakukan sounding tangki secara teratur. Umumnya diambil setelah jam 0400-0800 (sebelum atau setelah sarapan), sounding  sangat penting untuk memastikan stabilitas kapal. Fakta bahwa stabilitas kapal bergantung pada total berat yang diangkut, hal ini membuat seorang Cadet deck menyadari besarnya tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Baca Juga : Soal Interview Cadet Deck

Teknik dan cara melakukan Sounding harus dipelajari dengan tingkat ketelitian yang tinggi agar pekerjaan menjadi lebih mudah dan dapat dilaksanakan dengan cepat. Di pelabuhan, pemeriksaan terhadap setiap tanki di atas kapal sangat penting untuk pemuatan dan atau proses bongkar muat. Sehingga volume setiap tanki tidak bisa dikarang atau dipalsukan. Memalsukan bacaan dapat membahayakan keselamatan kapal dan awaknya.

2. Pemeliharaan Kapal (Ship’s Maintenance)

Semua taruna yang telah bertugas di kapal harus mengetahui bahwa suatu area di dalam kapal ditujukan untuk kadet deck untuk pemeliharaan seperti kebersihan, kerapian dan keamanan.  Umumnya, satu dek (atau sebagian dari itu) dari superstruktur diberikan kepada kadet. Pemeliharaan itu mencakup kebersihan keseluruhan dan pelaporan kelainan apa pun di dalam area tersebut.

3. Pemeliharaan LSA / FFA

Pemeliharaan peralatan Keselamatan Jiwa (LSA) dan peralatan pemadam kebakaran (FFA) secara menyeluruh sangat penting untuk diketahui. Umumnya merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Mualim 3, pekerjaan ini ditugaskan kepada taruna sehingga mereka mempelajari prosedur, mencatat tanggal kadaluwarsa, melakukan pekerjaan perbaikan, memeriksa setiap kerusakan, mengirim email ke perusahaan untuk memesan produk baru, dan sebagainya yang berhubungan dengan LSA/FFA. Prosesnya, seorang kadet akhirnya belajar banyak tentang bagaimana menggunakan peralatan berdasarkan fungsinya masing-masing. Seperti sekoci, liferafts, kembang api, Peraturan SOLAS dll. Semua informasi tersebut  sangat berguna saat menjadi perwira di atas kapal nantinya.

4. Pekerjaan Dek (Deck’s Working)

Membantu bosun kapal dalam pekerjaan dek sehari-hari tertanam dalam jadwal harian setiap cadet. Ini merupakan pekerjaan dasar, yang tampaknya tidak penting pada awalnya, tetapi membangun kerangka kerja untuk tahun-tahun mendatang sebagai seorang perwira. Pekerjaan di atas geladak termasuk chipping, pengecatan, dll. Dilakukan untuk menjaga kebersihan dan perlindungan terhadap geladak kapal

Baca Juga : Soal Jawab Interview Cadet

5. Operasi Berthing / Unberthing

Ketika sebuah kapal akan sandar di dermaga atau akan meninggalkan dermaga, biasanya semua crew bagian dek turun tangan dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Seorang kadet harus memahami tugasnya sebagaimana yang terterah dalam master list di atas kapal. Pada umumnya kadet akan membantu mualim 3 di bagian haluan kapal ketika kapal berlabuh.

6. Proses Pandu Naik Kapal (Operasi Pilotage)

Peran kadet pada saat pandu akan naik kapal adalah dimulai dari proses pemasangan tangga pandu berdasarkan prosedur yang sesuai dengan standar yang seharusnya. memastikan tangga pandu masih layak untuk digunakan  serta menyiapkan life bouy. Selain itu harus memahami bagaimana prosedur yang harus dilakukan bilamana tangga pandu tersebut akan dikombinasikan dengan tangga akomodasi. 

Secara bertahap, setelah Master / kapten menganggap Kadet sudah  cukup berpengalaman dengan operasi kapal di bagian deck maka  dia dipanggil ke Bridge untuk membantu tugas jaga dengan dokumen pandu yang berbeda, Seperti  mencetak dan mengisi kartu pilot, merencanakan posisi, mengisi log book (di bawah pengawasan), mengamati kemudi, mengoperasikan alat navigasi dan sebagainya.

7. Pekerjaan Pelabuhan dan Operasi Muatan

Ketika kapal sedang berlabuh maka tugas seorang kadet adalah melakukan tugas jaga seperti pengawasan kapal dan memastikan keamanan kapal dari naiknya orang asing ke atas kapal. Selain itu juga membantu perwira dalam menyediakan dokumen-dokumen kapal yang dibutuhkan oleh syabandar. 

Baca Juga : Cadet Lakukan Hal ini agar Tidak Menyesal

Penjagaan juga harus dilakukan di pelabuhan seperti  memantau kargo yang sedang dimuat / dibongkar (melibatkan mencatat waktu yang tepat dari awal dan akhir pemuatan / pembongkaran, setiap kali itu terjadi). Biasanya, kadet bertanggung jawab untuk mengawasi pemeriksaan tangki dengan umpan balik terus menerus kepada petugas jaga di handheld / walkie-talkie portabel VHF.

8. Melaksanakan ISPS

Seorang kadet biasanya ditugaskan untuk memantau titik masuk dan keluar kapal. Biasanya ditempatkan di gang, diharapkan dari seorang kadet untuk menyimpan catatan semua orang yang masuk dan keluar kapal. Termasuk semua personel pantai serta awak kapal (pergi cuti pantai). ID harus diperiksa dan dicatat di 'Log Pengunjung' kapal. Jika sistem seperti itu ada di kapal (berbeda dari perusahaan ke perusahaan), ID bernomor kapal harus disediakan untuk melacak orang tersebut dengan lebih tepat. Tas dan benda mencurigakan harus diperiksa secara menyeluruh.

9. Membuat dan Update Crew List

Di atas kapal dalam waktu tertentu selalu terjadi pertukaran dan pergantian crew sehingga kadet harus melakukan pemeriksaan terhadap crew list kapal untuk memastikan bahwa bahwa setiap data yang tertulis pada master list sudah sesuai dengan crew yang sedang berada di atas kapal pada saat itu. 

10. Navigasi

Ini merupakan aspek terpenting dari menjadi seorang kadet, navigasi adalah sesuatu yang tidak bisah dipisahkan dari pelayaran. Sehingga mengoperasikan semua peralatan navigasi harus dikuasai oleh seorang cadet. Dengan penguasaan terhadap alat navigasi maka dianggap mampu menjadi perwira yang bisa dipercaya nantinya. Setelah menyelesaikan masa pendidikannya maka akan menjadi perwira di atas kapal dimana suatu jabatan yang memiliki tanggung jawab langsung dalam pelayaran terhadap keselamatan navigasi kapal. 

Seorang kadet diharapkan dapat mempelajari ilmu dan seni navigasi. Pengetahuan teoretis tentang COLREGS, Celestial Navigation, Bridge Equipments, Seamanship, Chartwork, dll. Semuanya berujung pada upaya besar dalam navigasi kapal yang aman.

Baca Juga : Istilah-Istilah Penting di Kapal Tanker

Itulah tugas cadet deck di atas kapal yang harus diketahui oleh taruna pelayaran sebelum melaksanakan praktek laut di atas kapal.

Meski tampak menakutkan, kadet sebenarnya adalah bagian paling menyenangkan dari karier pelayaran seseorang. Tanpa tanggung jawab yang spesifik dan tidak memiliki tanggungjawab di bawah ikatan hukum, kadet adalah waktu untuk belajar dan menyerap semua ilmu dari setiap perwira di atas kapal. Setiap orang yang telah melalui masa ini akan melihat kembali ke waktu mereka dengan kerinduan dan kebanggaan. Mengenakan seragam saat berusia 20 tahun adalah suatu kehormatan.  Asalkan seorang kadet rajin dalam tugasnya, dia dapat diyakinkan bahwa dia akan dihormati oleh semua pendukung dan waktu yang dia habiskan sebagai seorang kadet akan penuh dengan kenangan seumur hidup.


Yakob Taruklangi
Yakob Taruklangi Hi, I am Yakob Taruklangi, I am seafarer working onboard tanker ship as Deck Officer. I have been working since 2019. My hobby is writing and sharing experience with other specially for marine industry, shipping and life at sea.