Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Berat dan Jumlah Lifebuoy yang ada di Kapal

Lifebuoy adalah salah satu alat keselamatan di atas kapal yang dapat digunakan dan menolong ketika orang atau jatuh ke laut. Setiap kapal diwajibkan memiliki lifebuoy yang layak dan harus ditempatkan di atas kapal pada tempat yang mudah di jangkau. Semakin besar sebuah kapal maka semakin besar pulah jumla pelampung yang harus dimiliki.

Berat Lifebuoy di kapal tidak boleh kurang dari 2.5 Kg untuk yang ditempatkan di maindeck sedangkan yang dilengkapi dengan signal MOB (Man Over Board) beratnya tidak boleh kurang dari 4.0 Kg.  

Jumlah lifebuoy (Pelampung) di Kapal

Berat dan jumlah lifebuoy di kapal

Jumlah lifebuoy (pelampung) di atas kapal berdasarkan aturan SOLAS bergantung pada panjang dan jenis kapal itu sendiri.

Untuk kapal passanger (penumpang)

Jika panjang kurang 60 m,  minimal 8 pcs
Jika panjang 60 m – 120 m, minimal 12 pcs
Jika panjang 120 m – 180 m, minimal 18 pcs
Jika panjang 180 m – 240 m, minimal 24 pcs
Jika Panjang  lebih 240 m, minimal 30 pcs

Untuk kapal tanker dan cargo

Jika panjang kurang 100 m, minimal 8 pcs
Jika panjang 100 m – 150 m, minimal 10 pcs
Jika panjang 150 m – 200 m, minimal 12 pcs
Jika panjang lebih 200 m, minimal 14 pcs

Letak Lifebuoy di Kapal

Dimana harus meletakkan lifebuoy (Pelampung) di kapal ? Penempatannya di atas kapal harus diikuti berdasarkan aturan dalam SOLAS. 

  1. Lifebuoy harus ditempatkan pada sisi sisi terluar kapal di tempat yang terbuka dan mudah untuk dijangkau serta dapat dipindahkan setiap saat (not permanently secured in any way). 
  2. Sekurang-kurangnya 1 lifebuoy yang terdapat di sisi lambung kapal harus dilengkapi dengan buoyant lifeline. 
  3. Setengah dari total lifebuoy di kapal harus dilengkapi lampu yang dapat menyalah (self igniting lights).
  4. Sekurang-kurangnya 2 harus dilengkapi dengan asap semboyan (smoke signal) dan juga harus dilengkapi dengan lampu yang dapat menyala secara otomatis saat terlepas dari bracketnya. Pelampung ini harus ditempatkan pada sisi kiri dan sisi kanan sayap anjungan.
  5. Sekurang-kurangnya satu harus ditempatkan pada forecastel deck / haluan kapal, dimana harus dilengkapi dengan buoyant lifeline dengan panjang kurang lebih 30 m.
  6. Yang diletakkan sisi kanan dan kiri tengah maindeck harus dilengkapi dengan lampu (self igniting light).
  7. Sekurang kurangnya 1 harus diletakkan di sisi belakang kapal yang harus dilengkapi tali dengan panjang kurang lebih 30 m.

Perawatan lifebuoy di kapal

Perawatan pelampung tidaklah sulit namun sekalipun cukup mudah bukan berarti harus diabaikan. Yang bertanggung jawab dalam perawatannya adalah mualim 3 / Third Officer sebagaimana officer yang harus bertanggung jawab atas alat-alat keselamatan di kapal.

Berikut ini adalah cara perawatan lifebuoy:

  1. Pastikan Retro reflective tapes  masih dalam keadaan bagus, jika sudah terkelupas ataupun tidak dapat lagi memantulkan cahaya dengan baik maka reflectivenya harus diganti.
  2. Pastikan nama kapal dan nama tempat register (port of registry) tertulis dan dapat terbaca dengan jelas pada lifebuoy.
  3. Pastikan tali (grabline secured) masih dalam kondisi yang kuat dengan diameter tali tidak boleh kurang dari 9,5 mm, serta panjang tali (grabline length ) adalah 4 kali diameter luar dari lifebuoy tersebut. Misalnya diameternya 800 mm maka panjang grablinenya adalah 4 x 800 adalah 3200 mm.
  4. Untuk pelampung yang disertai tali pastikan panjang talinya sesuai dengan aturan dalam SOLAS
  5. Untuk yang disertai dengan lampu/light pastikan cahaya lampunya masih dapat berfungsi dengan baik dan sebaiknya periksa secara berkala termasuk tanggal expirenya. Lampu pada lifebuoy harus disertai dengan sertificatnya sebab beberapa inspector ketika menginspeksi kapal akan memeriksa sertificat tersebut.
  6. Pastikan berat lifebuoy tersebut tidak kurang dari 2.5 Kg, sedangkan lifebuoy untuk MOB beratnya harus di tidak boleh kurang dari 4,0 Kg
  7. Pastikan semua pelampung  yang ada di atas kapal memiliki sertificat
  8. Pastikan warna badan masih terang yaitu orange for high visibility.

Yakob Taruklangi
Yakob Taruklangi Hi, I am Yakob Taruklangi, I am seafarer working onboard tanker ship as Deck Officer. I have been working since 2019. My hobby is writing and sharing experience with other specially for marine industry, shipping and life at sea.