Kode Morse Abjad dan Angka Lengkap dengan Artinya

Kode Morse terdiri dari 26 huruf dan 10 angka yang sampai hari ini masih ada di kapal dan masih digunakan dalam dunia pelayaran, baik sebagai komunikasi maupun sebagai materi ujian keahlian pelaut di sekolah pelayaran.

Kode Morse Abjad A sampai Z

Kode Morse Abjad(Alphabet)
HurufKode MorseArti
A● ▬Ada penyelam di bawah air; jauhi dan kurangi kecepatan.(I have a diver down; keep well clear at slow speed.)
B▬ ● ● ●Saya sedang memuat, membongkar atau membawa barang berbahaya.(I am taking in, discharging or carrying dangerous goods.)
C▬ ● ▬ ●Ya (setuju).(Yes, affirmative.)
D▬ ● ●Jauhi saya; saya sulit berolah gerak.(Keep clear of me; I am maneuvering with difficulty.)
E●Saya sedang mengubah haluan ke kanan.(I am altering my course to starboard.)
F● ● ▬ ●Saya tidak berdaya; hubungi saya.(I am disabled; communicate with me.)
G▬ ▬ ●Saya membutuhkan pandu. (Kapal ikan: saya sedang menarik jaring.)(I require a pilot. Fishing vessels near fishing grounds: I am hauling nets.)
H● ● ● ●Saya membawa pandu di kapal.(I have a pilot on board.)
I● ●Saya sedang mengubah haluan ke kiri.(I am altering my course to port.)
J● ▬ ▬ ▬Saya terbakar dan membawa muatan berbahaya: jauhi saya.(I am on fire and have dangerous cargo on board: keep well clear of me.)
K▬ ● ▬Saya ingin berkomunikasi dengan Anda.(I wish to communicate with you.)
L● ▬ ● ●Hentikan kapal Anda segera.(You should stop your vessel instantly.)
M▬ ▬Kapal saya berhenti dan tidak bergerak di air.(My vessel is stopped and making no way through the water.)
N▬ ●Tidak (negatif).(No, negative.)
O▬ ▬ ▬Ada orang jatuh ke laut.(Man overboard.)
P● ▬ ▬ ●Di pelabuhan: semua orang harus kembali ke kapal karena kapal akan berlayar. Di laut: jaring saya tersangkut rintangan.(In harbour: all persons should report on board as the vessel is about to proceed to sea. At sea: my nets have come fast upon an obstruction.)
Q▬ ▬ ● ▬Kapal saya sehat dan saya meminta izin bebas karantina (free pratique).(My vessel is healthy and I request free pratique.)
R● ▬ ●Tidak memiliki arti sebagai isyarat tunggal.(No meaning as a single signal.)
S● ● ●Mesin saya sedang mundur.(I am operating astern propulsion.)
T▬Jauhi saya. (Kapal ikan: saya sedang menarik pukat berpasangan.)(Keep clear of me. Fishing boats: I am engaged in pair trawling.)
U● ● ▬Anda menuju bahaya.(You are running into danger.)
V● ● ● ▬Saya membutuhkan bantuan.(I require assistance.)
W● ▬ ▬Saya membutuhkan bantuan medis.(I require medical assistance.)
X▬ ● ● ▬Hentikan niat Anda dan perhatikan isyarat saya.(Stop carrying out your intentions and watch for my signals.)
Y▬ ● ▬ ▬Jangkar saya bergeser (hanyut).(I am dragging my anchor.)
Z▬ ▬ ● ●Saya membutuhkan kapal tunda. (Kapal ikan: saya sedang menebar jaring.)(I require a tug. Fishing vessels near fishing grounds: I am shooting nets.)

 Kode Morse Angka 0 sampai 9

Kode Morse Angka(Numerals)
AngkaKode MorseArti
0▬ ▬ ▬ ▬ ▬Angka nol(Numeral 0, zero)
1● ▬ ▬ ▬ ▬Angka satu(Numeral 1, one)
2● ● ▬ ▬ ▬Angka dua(Numeral 2, two)
3● ● ● ▬ ▬Angka tiga(Numeral 3, three)
4● ● ● ● ▬Angka empat(Numeral 4, four)
5● ● ● ● ●Angka lima(Numeral 5, five)
6▬ ● ● ● ●Angka enam(Numeral 6, six)
7▬ ▬ ● ● ●Angka tujuh(Numeral 7, seven)
8▬ ▬ ▬ ● ●Angka delapan(Numeral 8, eight)
9▬ ▬ ▬ ▬ ●Angka sembilan(Numeral 9, nine)

Kode Morse Tanda Baca Lengkap Dengan Arti

Kode Morse Tanda Baca(Punctuation Marks)
TandaKode MorseArti
.● ▬ ● ▬ ● ▬Titik(Full stop)
-▬ ● ● ● ● ▬Tanda hubung(Hyphen)
(▬ ● ▬ ▬ ● ▬Kurung buka(Open bracket)
_● ● ▬ ▬ ● ▬Garis bawah(Underscore)
/▬ ● ● ▬ ●Garis miring(Slash)

Apa Itu Kode Morse dan Mengapa Pelaut Mengenalnya

kode morse

Apa itu kode morse? Kode Morse adalah mengubah huruf dan angka menjadi rangkaian dua unsur, titik (pendek) dan garis (panjang). Rangkaian itu bisa dikirim lewat bunyi, kilatan lampu, getaran, atau sinyal radio. Karena hanya butuh dua keadaan, yaitu ada dan tidak ada sinyal, ia bisa bekerja di tempat yang alat komunikasi canggih tidak bisa.

Versi yang dipakai di laut adalah International Morse Code, hasil penyederhanaan dari sistem awal yang dikembangkan Samuel Morse dan Alfred Vail untuk telegraf pada abad ke-19. Bagi pelaut, nilainya jelas: kode ini tidak bergantung pada bahasa, tidak membutuhkan perangkat rumit, dan bisa dikirim dengan senter.

Sejarah Singkat Morse di Laut

Sebelum ada satelit, kapal di tengah samudra hanya punya satu cara memanggil bantuan, yaitu telegraf radio dengan Morse. Beberapa tonggak penting:

  • 1906: Konferensi Radiotelegraf Internasional di Berlin menetapkan SOS sebagai isyarat bahaya, berlaku mulai 1908. Rangkaiannya ... --- ... dipilih karena mudah dikenali dan sulit tertukar, bukan karena singkatan dari suatu kalimat.
  • 1912: Dalam tragedi Titanic, operator radio mengirim isyarat CQD lebih dulu, kemudian SOS. Peristiwa itu mempercepat aturan wajib adanya operator radio di kapal penumpang.
  • 1 Februari 1999: Sistem GMDSS (Global Maritime Distress and Safety System) berlaku penuh. Komunikasi darurat bergeser ke satelit, radio VHF, dan peralatan digital, sehingga kewajiban mendengarkan Morse di laut ditinggalkan.

Morse tidak hilang begitu saja. Ia berpindah dari alat utama menjadi pengetahuan cadangan yang masih punya tempat.

Aturan Waktu dalam Kode Morse

Morse bukan sekadar menghafal pola. Irama menentukan bacaan. Aturannya memakai satuan waktu (unit):

  • Satu titik = 1 unit.
  • Satu garis = 3 unit.
  • Jeda antar unsur dalam satu huruf = 1 unit.
  • Jeda antar huruf = 3 unit.
  • Jeda antar kata = 7 unit.

Berapa lama SOS dikirim? Hitung: S (...) memakan 3 titik + 2 jeda = 5 unit. O (---) memakan 3 garis + 2 jeda = 9 + 2 = 11 unit. Lalu S lagi 5 unit, ditambah dua jeda antar huruf sebesar 3 unit masing-masing (6 unit). Totalnya 5 + 11 + 5 + 6 = 27 unit.

Kecepatan Morse biasa dihitung dengan kata standar PARIS, yang memakan 50 unit. Pada 10 kata per menit, satu unit berlangsung 1,2 ÷ 10 = 0,12 detik. Maka SOS memakan sekitar 27 × 0,12 = 3,24 detik.

Isyarat Khusus SOS dan Prosign

Selain huruf dan angka, ada beberapa isyarat yang dikirim sebagai satu kesatuan tanpa jeda antar huruf, disebut prosign:

  • SOS (...---...): isyarat bahaya.
  • XXX: isyarat mendesak (urgency), padanan Pan-Pan pada suara.
  • TTT: isyarat keselamatan (safety), padanan Securite.
  • AR (.-.-.): akhir pesan.
  • K (-.-): silakan kirim, saya menunggu balasan.
  • R (.-.): pesan sudah diterima.

Apakah Morse Masih Dipakai di Kapal Modern

Walau radiotelegraf sudah lewat zamannya, Morse masih punya beberapa fungsi nyata:

  • Lampu isyarat (signalling lamp). Saat radio mati atau kapal diminta senyap, lampu Aldis bisa mengirim pesan antarkapal. Satu kilatan pendek mewakili titik, dan kilatan tiga kali lebih lama mewakili garis.
  • Isyarat satu huruf dari Kode Isyarat Internasional. Beberapa huruf punya arti sendiri bila dikirim sendirian, misalnya A: saya sedang ada penyelam di air, jauhi dengan kecepatan rendah. O: ada orang jatuh ke laut. G: saya membutuhkan pandu. H: saya membawa pandu di kapal. Q: kapal saya sehat dan saya meminta izin berhubungan dengan darat.
  • Lampu dan pelampung navigasi. Pelampung air aman (safe water mark) bisa memakai lampu dengan karakter Morse huruf A, yang tertulis Mo(A) pada peta laut.
  • Racon (radar beacon). Alat ini membalas sinapan radar kapal dengan menampilkan huruf Morse di layar radar, sehingga perwira bisa mengenali pelampung atau menara tertentu.
  • Isyarat peluit COLREG. Beberapa pola peluit sama dengan huruf Morse. Tiga tiupan pendek (olah gerak mundur) sama dengan S, sedangkan satu panjang dua pendek untuk kapal tidak terkendali sama dengan D. Bahkan isyarat persetujuan menyalip di alur sempit sama dengan C.
  • Ujian dan pelatihan. Sebagian lembaga pendidikan pelayaran masih mengajarkan Morse sebagai bagian dari keterampilan isyarat.

Mengirim Morse dengan Lampu

Bila ada dua kapal yang berpapasan dan keduanya tidak bisa dihubungi lewat radio, pesan singkat bisa dikirim dengan lampu isyarat. Langkah praktisnya:

  1. Panggil dengan huruf identifikasi kapal tujuan atau isyarat pemanggil umum, lalu tunggu jawaban berupa kilatan balasan.
  2. Kirim pesan dengan ritme tetap. Kecepatan pemula sekitar 5 sampai 8 kata per menit sudah cukup untuk pesan pendek.
  3. Akhiri setiap kata dengan jeda 7 unit, dan setiap huruf dengan jeda 3 unit.
  4. Minta penerima membalas dengan R bila pesan sudah dipahami.

Kilatan terlalu cepat adalah kesalahan paling umum. Kecepatan yang lambat tapi rapi jauh lebih mudah dibaca daripada kecepatan tinggi yang berantakan.

Cara Belajar Morse yang Lebih Efektif

Banyak orang mencoba menghafal tabel titik dan garis, lalu menyerah setelah beberapa hari. Cara yang lebih berhasil:

  • Belajar dengan bunyi, bukan dengan gambar. Huruf A dihafal sebagai "di-dah", bukan "titik garis". Otak lebih cepat menangkap irama daripada hitungan.
  • Pakai metode Koch. Mulai dengan dua huruf pada kecepatan karakter yang sudah tinggi (biasanya sekitar 20 kata per menit), lalu tambahkan satu huruf baru setiap kali akurasi mencapai sekitar 90 persen. Dengan cara ini, kebiasaan menghitung titik tidak sempat terbentuk.
  • Latihan singkat tapi rutin. Sepuluh sampai lima belas menit per hari lebih efektif daripada dua jam sekali seminggu.
  • Gunakan kata yang sering muncul di kapal. Mulai dari kata seperti LAUT, KAPAL, SOS, dan nama kapal sendiri agar latihan terasa dekat dengan pekerjaan.
  • Rekam dan dengarkan ulang. Ada banyak aplikasi dan pemancar latihan yang memutar Morse acak untuk dilatih telinga.
  • Total ada 36 karakter yang perlu dikuasai (26 huruf dan 10 angka). Dengan latihan rutin, banyak pembelajar menguasainya dalam beberapa minggu, meski kecepatannya berbeda-beda.
  • Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Belajar
  • Menghitung titik dan garis satu per satu. Cara ini membatasi kecepatan di kisaran lambat dan sulit dihilangkan kemudian.
  • Mengabaikan jeda. Dua huruf yang jedanya terlalu rapat terbaca sebagai satu huruf lain. Misalnya .. (I) dan . . (E E) hanya dibedakan oleh jeda.
  • Mengacaukan huruf yang mirip. Pasangan seperti ... (S) dan --- (O), atau ..-. (F) dan .-.. (L), perlu dilatih khusus lewat telinga.
  • Berhenti ketika terdengar salah. Saat ada satu huruf yang terlewat, lanjutkan dan jangan menoleh ke belakang, supaya huruf berikutnya tidak ikut hilang.

Yakob Taruklangi
Yakob Taruklangi I am Yakob Taruklangi, a professional seafarer as a Deck Officer on tanker ship and offshore vessel. Throughout my career, I have gained valuable knowledge and experience in the maritime industry, which I am passionate about sharing with others. Writing allows me to reflect on my journey at sea and provide insights into shipping, seamanship, and life onboard, with the hope of contributing to the wider maritime community.

Post a Comment for "Kode Morse Abjad dan Angka Lengkap dengan Artinya"