Apa itu BLEVE pada Kapal Gas Penyebab Terjadinya Ledakan
Kapal pengangkut gas merupakan salah satu jenis kapal yang paling beresiko karena muatan yang dibawanya bersifat mudah terbakar. Salah satu risiko paling berbahaya yang bisa terjadi di kapal pengangkut gas adalah Boiling Liquid Expanding Vapour Explosion (BLEVE). berbagai sistem keselamatan telah diterapkan, mulai dari air locks, valve pengaman tekanan, hingga prosedur operasi standar saat transfer muatan.
![]() |
| Salah satu penyebab terjadinya BLEVE di kapal gas adalah kerusakan pada tanki muatan karena korosi |
Pengertian BLEVE
BLEVE adalah fenomena ledakan yang terjadi ketika tanki yang menampung cairan gas bertekanan tinggi. Dalam kondisi normal, tanki muatan gas berisi campuran cair dan uap. Jika terjadi kerusakan pada tanki, uap akan keluar dengan cepat sehingga tekanan di dalam tanki menurun drastis. Penurunan tekanan yang tiba-tiba ini menyebabkan cairan mendidih dengan cepat, menghasilkan uap yang melimpah dan berpotensi meledak jika ada sumber api di sekitarnya.
Fenomena ini tidak hanya terjadi pada bahan yang mudah terbakar. Cairan super dingin seperti helium cair atau refrigeran juga bisa mengalami proses yang mirip BLEVE, meski tidak selalu menghasilkan ledakan api. Namun, jika muatan bersifat beracun, ledakan ini bisa mencemari area yang luas. Jika muatan mudah terbakar, maka dapat menghasilkan fireball atau vapour cloud explosion (VCE), mirip ledakan bahan bakar udara.
Penyebab yang Memicu Terjadinya BLEVE
BLEVE tidak terjadi secara tiba-tiba. Biasanya ada beberapa kondisi khusus yang menjadi penyebab terjadinya fenomena ini seperti:
1. Cairan di dalam tanki
Hanya uap saja tidak cukup untuk menimbulkan BLEVE. Tanki harus berisi cairan, karena proses ledakan melibatkan perubahan fase cair menjadi uap secara mendadak. Bahkan air biasa bisa menjadi salah satu penyebabnya walaupun tidak akan terbakar.
2. Tanki bertekanan tertutup rapat
Cairan harus berada dalam tanki yang tertutup rapat. Jika tanki berventilasi baik, BLEVE hanya bisa terjadi jika ventilasi gagal atau safety valve macet sehingga mengakibatkan tekanan meningkat secara signifikan.
3. Suhu di atas titik didih
Suhu cairan dalam tanki harus lebih tinggi dari titik didihnya pada tekanan atmosfer. Pemanasan tanki akan meningkatkan tekanan uap, sehingga cairan menjadi superheated dan akan meledak jika tanki mengalami kerusakan.
4. Kegagalan struktural tanki
Cairan membutuhkan akses atau lubang keluar dari tanki untuk berubah menjadi uap, akses ini hanya tercipta jika ada kerusakan strukt tanki, seperti korosi, benturan, atau kelebihan tekanan.
Salah satu penyebab paling umum BLEVE adalah api atau panas di dekat tanki muatan gas, misalnya propane atau butana. Ketika tanki terpapar panas tinggi, suhu dalam tanki meningkat, sehingga tekanan naik drastis. Safety valve biasanya melepaskan tekanan berlebih, tetapi jika pemanasan terlalu cepat atau intens, tanki bisa pecah dan retak, dan kemudian mengeluarkan uap mudah terbakar yang langsung terpapar api.
Penyebab lain terjadinya kegagalan tanki muatan gas adalah sebagai berikut:
- Pemeliharaan tanki tidak tepat
- Korosi atau aus pada konstruksi tanki
- Katup pengaman macet atau rusak
- Kerusakan dinding pada tanki
- Kegagalan material tanki
- Paparan api atau panas berlebihan selama waktu lama
Proses Terjadinya BLEVE
Peristiwa ini melalui beberapa tahap sebelum terjadi ledakan, berikut adalah beberapa penyebab yang dapat memicu terjadinya BLEVE:
- Kerusakan Konstruksi tanki, akibat tekanan internal yang meningkat atau titik lemah yang tidak kuat menahan tekanan.
- Transisi fasa, Cairan yang sebelumnya jenuh menjadi superheated karena tekanan menurun cepat saat tanki gagal.
- Percikan cairan-uap, Cairan dan uap yang superheated tersembur ke udara, membentuk campuran yang sangat reaktif.
- Ledakan, Depressurisasi mendadak, disertai fase transisi intens, memicu ledakan hebat yang merusak tanki dan area sekitarnya.
Kru kapal dapat mengenali potensi terjadinya BLEVE melalui beberapa tanda, seperti bunyi berdering dari logam tanki, perubahan warna pada struktur tanki, munculnya pengelupasan logam kecil atau flaking, terbentuknya gelembung atau tonjolan pada permukaan tanki, serta adanya peningkatan tekanan tanki secara tiba-tiba.
Untuk mencegah terjadinya BLEVE, kapal pengangkut gas harus menerapkan langkah-langkah keselamatan berikut:
- Pemeliharaan tanki secara rutin dan inspeksi secara teratur
- Katup pengaman harus selalu berfungsi dan ukurannya sesuai International Gas Code
- Kru kapal harus terlatih dan siap menghadapi keadaan darurat dalam keadaan apapun
- Selama transfer gas, hindari operasi muatan lain, gas terkompresi, atau bahan mudah terbakar di sekitar lokasi
- Tidak melakukan bunker minyak (fuel oil) selama operasi muatan
- Pastikan kapal terikat aman dengan mooring lines di pelabuhan
- Detektor LP-Gas harus selalu siap digunakan setiap waktu
- Operasi muatan malam hari harus diterangi cahaya yang memadai
- Sambungan dan valve harus jelas terlihat dan mudah diakses
- Peralatan pemadam kebakaran selalu tersedia dan mudah dijangkau
- Tempatkan tanda peringatan agar seluruh kapal dan pekerja dermaga mengetahui operasi muatan dan prosedur keselamatan
- Selalu utamakan keselamatan sebagai prioritas utama
Dengan memahami penyebab serta tanda-tanda peringatannya, kru kapal dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi berbagai aspek penting. Perlindungan ini mencakup keselamatan kapal, misalnya dengan menghindari kerusakan serius pada struktur bangunan kapal. Juga memberikan keselamatan untuk kru kapal dengan mengurangi resiko cedera parah atau bahkan kematian. Selain itu, juga sebagai perlindungan terhadap lingkungan untuk meminimalkan potensi pencemaran dan mencegah terjadinya kebakaran besar yang dapat menimbulkan dampak luas.
Bukan fenomena yang terjadi secara tiba-tiba tetapi BLEVE memiliki tahapan jelas dan dapat dicegah dengan memahami apa saja tanda-tanda awal pemicuhnya dan langkah pencegahan harys dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar, misalnya dengan pemeliharaan tanki secara rutin, pengecekan safety valve, pengamatan suhu secara seksama, dan pemberian pelatihan kepada semua kru kapal agar lebih familiar sehingga dapat mencegah terjadinya ledakan.

Post a Comment for "Apa itu BLEVE pada Kapal Gas Penyebab Terjadinya Ledakan"
Sobat pelaut yang ingin bertanya atau berbagi pengalaman silahkan tinggalkan komentar di bawah ini.
Post a Comment