Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Membaca Nomor Kontainer Serta Ukuran Dan Dimensinya

karyapelaut.com - Perkembangan dalam dunia pelayaran terus mengalami transformasi mulai dari digitalisasi hingga perubahan dimensi dan ukuran kontainer, pengiriman, dan aturan yang selalu mengalami perubahan dan peningkatan.

Salah satu perubahan signifikan adalah penggunaan yang mampu menurunkan biaya transportasi secara drastis. Saat ini, ada lebih dari 17 juta kontainer dengan berbagai dimensi dan tipe yang digunakan di seluruh dunia.

Secara garis besar, Bobot kontainer dibagi menjadi tiga jenis:

  1. Tare weight (berat kosong), adalah berat asli kontainer dalam keadaan kosong, tanpa muatan apa pun di dalamnya. Berat ini mencakup struktur, pintu, lantai, dan semua bagian fisik. Informasi ini penting untuk menghitung total berat saat melakukan pengisian muatan.
  2. Gross weight (berat kotor), adalah total berat setelah dimuat dengan barang di dalamnya. Nilainya diperoleh dari penjumlahan antara tare weight (berat kosong) dengan payload (berat muatan).
  3. Payload (kapasitas muatan), adalah kapasitas maksimum barang yang dapat dimuat ke dalam kontainer. Angka ini dihitung dari selisih antara gross weight maksimum yang diizinkan dengan tare weight. Payload menjadi parameter penting untuk perhitungan logistik agar tidak terjadi kelebihan muatan yang dapat membahayakan keselamatan transportasi di laut maupun di darat.

Bahan utama pembuatan kontainer adalah aluminium atau baja, yang membuatnya ideal untuk kargo kering dan barang kemasan. Keuntungan menggunakan aluminium kering dibandingkan baja adalah aluminium mampu menampung payload lebih besar, sementara kontainer baja memiliki kapasitas kubik internal yang sedikit lebih luas.

Cara Membaca Nomor Kontainer

Standar ukuran kontainer pengiriman ditetapkan oleh ISO yang bersertifikasi, artinya bahwa dapat digunakan hanya jika diproduksi dan diuji sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk memastikan pengangkutan muatan sudah sesuai dengan transportasi yang digunakan seperti jenis kapal kargo, truk, maupun kereta api dan sebagainya.
pemberian nama pada kontainer
standar pemberian nama dan nomor sangat penting karena menunjukkan nama kepimilikan dan identifikasi.

Cara membaca nama dan nomor kontainer yaitu sebagai berikut:

1. Nomor Kontainer

Nomor kontainer terdiri atas 4 huruf  dan 7 angka unik, terdaftar di Bureau International des Containers (BIC)

Contoh: PQRS 3456 789

Cara membaca kode tersebut:

  • PQR menunjukkan kode pemilik (Owner)
  • S menunjukkan kategori dan type.
  • 345678 menunjukkan nomor seri.
  • 9 menunjukkan check digit yang digunakan untuk memvalidasi apakah kode pemilik atau kelompok produk serta nomor registrasi telah ditransmisikan dengan benar

2. Logo Pemilik, Logo/nama perusahaan pelayaran atau vendor ada di pintu belakang.

3. Kode ISO

Kode ISO dicetak di bawah nomor identifikasi. Kode ini memberikan rincian tentang jenis kontainer, misalnya GP (general purpose), DV (dry van), dan lain-lain, serta menunjukkan ukurannya. Sebagai contoh, jika kode ISO di bawah nomor identifikasi adalah 45 G0, angka pertama yaitu ‘4’ menunjukkan kode panjang (40 ft), sedangkan angka kedua yaitu ‘5’ adalah kode untuk lebar. Dua karakter alfanumerik terakhir menunjukkan jenis standar ISO.

4. Berat dan Payload

  • Berat kontainer pengiriman (Container Weight) adalah Berat kosong yang diberikan oleh pabrikan setelah proses produksi.
  • Payload (Muatan Bersih) adalah Berat maksimum kargo yang dapat diangkut yang telah disetujui oleh ISO.
  • Gross Weight (Berat Kotor) adalah Total berat beserta kargo di dalamnya dan batas maksimal yang dapat diangkat dengan aman

5. Label Klasifikasi, diuji oleh badan klasifikasi resmi untuk memastikan kelayakan laut & standar ISO.

6. Volume/Kapasitas Kubik, ditandai di pintu belakang.

7. Label Peringatan dan Operasional, Misalnya garis peringatan untuk kontainer tinggi, atau simbol kargo berbahaya.

8. Sertifikasi

Setiap pengiriman memiliki beberapa sertifikat penting yang harus ditampilkan dalam bentuk pelat, di antaranya:

  • Pelat CSC (Container Safety Convention), Pelat ini menandakan bahwa kontainer sudah diperiksa dan diuji oleh pihak berwenang. Informasi di dalamnya mencakup data pemilik serta detail teknis.
  • ACEP (Approved Continuous Examination Programme), Sertifikat ini merupakan bagian dari program keselamatan. Dengan adanya ACEP, kontainer wajib diperiksa secara menyeluruh di depo setiap 30 bulan sekali. Pemilik memiliki tanggung jawab untuk memperbarui sertifikat ini.

Ukuran dan Dimensi Kontainer yang Digunakan di Kapal

ukuran kontainer
ukuran kontainer yang digunakan pada kapal untuk mengangkut muatan dari pelabuhan satu ke pelabuhan lainnya

Kontainer 20 feet

Kontainer 20 feet memiliki ukuran panjang 6.06 meter, lebar 2.44 meter dan tinggi 2.59 meter. Ukuran 20 kaki merupakan yang paling populer dan digunakan di berbagai jenis kapal baik kecil maupun besar, dengan detail sebagai berikut:

Kontainer 40 feet

Kontainer 40 kaki memiliki ukuran panjang 12.19 meter, lebar 2.44 meter dan tinggi standar 2.59 serta tinggi cube 2.89 meter. Ukuran volumenya dua kali lipat dibandingkan 20 kaki, dengan biaya hanya 15-25% lebih tinggi, sehingga menjadi pilihan paling efisien untuk muatan. Ciri-ciri dan detailnya antara lain:

  • Kapasitas maksimal 30.480 kg (67.200 lbs) untuk general purpose.
  • Flat rack 60.000 kg (123.276 lbs).
  • Reefer 35.000 kg (77.161 lbs).

Kontainer 45 feet

Kontainer 45 kaki memiliki ukuran panjang 13.71 meter, lebar 2.44 meter, tinggi 2.59 meter dan tinggi cube 2.89 meter. Jenis ini menawarkan kapasitas kubik lebih besar dibanding 40 kaki, memberikan ruang ekstra yang menguntungkan bagi pengirim.

Keunggulan ukuran 45 feet antara lain:

  • Transportasi kargo lebih efisien.
  • Potensi biaya transportasi lebih rendah.
  • Sedangkan kapasitas payload hampir sama dengan ukuran 40 kaki. 

Selain 3 ukuran di atas, terdapat juga ukuran lain seperti 8 ft, 9 ft, 10 ft, 53 ft, hingga 60 ft, yang biasanya dipakai untuk transportasi darat dan kereta api. Dan untuk kargo berat biasanya menggunakan high cube container dengan ukuran yang lebih tinggi.

Jenis-Jenis Kontainer Dalam Logistik

1. Open Top Container

Open Top adalah jenis dengan bagian atas terbuka yang bisa ditutup kembali menggunakan terpal. Umumnya digunakan untuk mengangkut muatan dengan ukuran tinggi atau bentuk yang tidak biasa, seperti mesin besar, batu, atau kayu gelondongan. Salah satu keunggulannya adalah kemudahan dalam proses pemuatan, karena barang dapat dimasukkan dari atas menggunakan crane.

Selain itu, open top juga menjadi pilihan tepat untuk kargo yang sulit dimasukkan melalui pintu samping atau belakang. Dengan desain fleksibel ini, proses bongkar muat barang berukuran besar bisa lebih cepat dan aman. Namun, karena bagian atasnya hanya ditutup dengan terpal, maka perlu perlakuan khusus agar muatan tetap terlindungi dari cuaca buruk dalam pelayaran.

2. Tunnel Container

Memiliki pintu di kedua ujungnya, yaitu bagian depan dan belakang. Desain ini memungkinkan proses bongkar muat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien, karena akses dapat dilakukan dari dua sisi sekaligus. Ini sangat cocok digunakan untuk barang dengan volume besar atau barang berukuran panjang yang sulit dimasukkan melalui pintu tunggal.

Kelebihan tunnel adalah fleksibilitas dan efisiensi waktu. Dengan adanya dua akses pintu, distribusi barang akan lebih rapi dan seimbang, sehingga memudahkan penataan maupun pengambilan muatan. Selain itu, jenis ini juga mengurangi risiko kerusakan barang karena proses pemuatan tidak perlu dipaksakan dari satu arah saja.

3. Dry Storage Container

Jenis ini tersedia dalam berbagai ukuran, yaitu 10 ft, 20 ft, dan 40 ft. Biasanya digunakan untuk mengangkut barang kering, non-cair, serta non-berbahaya. Berukuran standar dan memiliki fitur tertutup rapat dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, sehingga aman digunakan untuk pengiriman barang dalam jangka panjang.

4. Flat Rack Container

Jenis yang memiliki sisi samping dapat dilipat sehingga membentuk rak datar. Desain ini membuatnya sangat cocok digunakan untuk mengangkut muatan besar dan berat seperti mesin industri, kendaraan besar, maupun material konstruksi. Salah satu kelebihannya terletak pada kemudahan dalam proses bongkar muat barang berukuran besar yang sulit dimasukkan ke dalam ukuran standar.

5. Double Door Container

Kontainer yang memiliki pintu di kedua sisi, yaitu bagian depan dan belakang yang digunakan untuk mengangkut material panjang seperti baja, besi, atau kayu yang membutuhkan akses bongkar muat dari dua arah.

Desain ini dirancang untuk mempercepat proses bongkar muat karena akses ke dalam ruangnya dapat dilakukan dari dua sisi sekaligus. Ini sangat ideal digunakan untuk mengangkut barang dengan volume besar atau barang berukuran panjang yang sulit ditangani melalui pintu tunggal.

Memiliki segel cuaca dan mekanisme pengunci yang kuat, sehingga muatan tetap aman dan terlindungi dari hujan, debu, maupun risiko pencurian. Hal ini sangat membantu dalam pengiriman material konstruksi atau barang industri berukuran besar, karena mengurangi waktu bongkar muat sekaligus menjaga keamanan kargo selama perjalanan.

6. Cargo Storage Roll Container

Kontainer lipat yang terbuat dari rangka kawat dan dilengkapi roda, sehingga sangat mudah dipindahkan. Digunakan untuk mengangkut material ringan dalam jumlah banyak, seperti produk ritel, pakaian, atau barang kebutuhan sehari-hari. Desainnya yang praktis membuatnya sering dipakai di gudang, supermarket, maupun pusat distribusi.

Keunggulannya adalah mobilitas karena dilengkapi roda, sehingga dapat dipindahkan tanpa perlu peralatan berat. Selain itu, juga tersedia dalam berbagai variasi warna, sehingga memudahkan identifikasi barang berdasarkan kategori atau tujuan distribusi. Kemampuannya untuk dilipat juga membuatnya hemat ruang saat tidak digunakan.

7. Open Side Storage Container

Dilengkapi pintu di sisi samping yang bisa dibuka penuh, desain ini memberikan akses yang lebih lebar dibanding pintu standar pada bagian depan, sehingga sangat cocok digunakan untuk memuat barang berukuran besar, lebar, atau barang yang sulit dimasukkan melalui pintu biasa.

Keunggulan terletak pada ruang muat yang lebih fleksibel dan luas. Dengan pintu samping yang terbuka lebar, proses bongkar muat menjadi lebih mudah dan cepat. Terutama untuk barang yang membutuhkan penataan khusus. Namun, karena memiliki bukaan yang lebih besar, jenis ini biasanya membutuhkan perlindungan tambahan untuk menjaga keamanan serta ketahanan barang terhadap cuaca.

8. Refrigerated ISO Container (Reefer)

Refrigerated ISO (Reefer) memiliki pendingin yang dilengkapi sistem pengatur suhu agar tetap terkendali. Umumnya digunakan untuk mengangkut muatan yang mudah rusak atau membutuhkan penyimpanan khusus, seperti daging, ikan, buah, sayuran, hingga obat-obatan. Dengan suhu rendah yang stabil, reefer mampu menjaga kualitas barang selama perjalanan jauh lintas laut maupun darat.

Keunggulannya terletak pada teknologinya yang mampu mempertahankan suhu sesuai kebutuhan muatan, bahkan dalam perjalanan panjang dengan kondisi cuaca ekstrem. Ini sangat penting dalam rantai pasok logistik produk pangan segar dan farmasi. Karena memang dirancang untuk efisiensi energi, sehingga mampu menjaga suhu konstan tanpa mengorbankan daya tahan.

9. Car Carrier Container

Car Carrier adalah jenis khusus yang dirancang untuk mengangkut kendaraan, terutama mobil, dalam jarak jauh. Dilengkapi dengan sisi yang dapat dilipat sehingga memudahkan proses masuk dan keluar kendaraan dengan aman. Dengan desain tersebut, mobil dapat diposisikan dengan tepat tanpa risiko kerusakan saat dimuat maupun dibongkar.

Keunggulan car carrier container adalah perlindungan ekstra yang diberikan selama perjalanan. Mobil yang diangkut tetap aman dari paparan cuaca buruk, debu, atau risiko kerusakan akibat benturan. Jenis ini sangat umum digunakan dalam industri otomotif, baik untuk pengiriman mobil baru dari pabrik ke dealer maupun distribusi lintas negara.

10. Thermal Container

Thermal dilengkapi dengan lapisan insulasi untuk menjaga kestabilan suhu di dalamnya. Tidak seperti reefer yang memiliki mesin pendingin, thermal container bekerja dengan mempertahankan suhu, baik tetap rendah maupun tinggi, sesuai kebutuhan muatan. Biasanya digunakan untuk mengangkut bahan medis, organ, bahan kimia tertentu, serta makanan khusus yang memerlukan suhu stabil.

Dibuat menyerupai termos dengan material tahan panas maupun dingin, sehingga mampu melindungi isi dari perubahan suhu lingkungan. Keunggulannya adalah mampu menjaga kualitas barang sensitif dalam perjalanan jauh tanpa risiko kerusakan akibat fluktuasi suhu. Karena sifatnya yang pasif, sehingga sering dipadukan dengan pendingin tambahan atau pemanas sesuai kebutuhan kargo

11. Tank Container

Tank Container adalah jenis yang berbentuk tabung yang dirancang khusus untuk mengangkut muatan cair. Biasanya digunakan untuk mengirim minyak, bahan kimia, cairan industri, hingga minuman dalam jumlah besar. Dibuat dari material baja tahan karat atau bahan khusus yang bersifat anti-korosif sehingga cairan di dalamnya tetap aman dan tidak terkontaminasi.

Selain kuat dan tahan lama juga memenuhi standar keselamatan internasional karena muatan berupa cairan sering kali termasuk kategori berbahaya. Jenis ini dilengkapi rangka baja di sekeliling tabung untuk menahan benturan selama proses transportasi laut maupun darat.

12. Half-Height Container

Half-Height adalah tipe dengan ukuran setengah dari tinggi ukuran standar. Desain ini membuatnya sangat ideal untuk mengangkut muatan berat seperti batu bara, bijih, batu, atau material konstruksi lain yang padat dan berat. Dengan kapasitas tinggi yang lebih rendah, membuatnya lebih stabil saat diisi penuh.

Kelebihan utamanya adalah pusat gravitasi yang rendah, sehingga lebih aman untuk membawa barang-barang berat. Hal ini mengurangi risiko terbalik saat proses pemuatan, transportasi, maupun pembongkaran. Selain itu, half-height memudahkan proses bongkar muat dengan crane atau alat berat lainnya karena bobot muatannya lebih terkendali.

13. High Cube Container

High Cube adalah kontainer yang memiliki tinggi lebih besar dibandingkan yang standar, yaitu sekitar 1 kaki lebih tinggi. Dengan kapasitas ruang tambahan, jenis ini ideal digunakan untuk mengangkut muatan yang ringan tetapi membutuhkan volume besar, seperti kapas, plastik, atau barang dengan ukuran tinggi yang tidak muat pada ukuran standar.

Keunggulan high cube terletak pada efisiensi ruang. Tambahan tinggi memberikan volume lebih besar tanpa harus menambah panjangnya, sehingga sangat cocok untuk barang dengan dimensi tidak biasa. Selain itu, juga tetap mempertahankan kekuatan dan daya tahannya sehingga aman digunakan untuk transportasi laut maupun darat.

14. Refrigerated Tank Container

Refrigerated Tank adalah kontainer khusus yang dirancang untuk mengangkut cairan yang mudah rusak dan memerlukan suhu tetap selama perjalanan. Jenis ini banyak digunakan dalam industri makanan, minuman, hingga farmasi, karena mampu menjaga kualitas produk cair yang sensitif terhadap perubahan suhu.

Keunggulan refrigerated tank terletak pada kombinasi antara desain tangki yang kuat dengan sistem pendingin yang menjaga kestabilan suhu. Dengan demikian, produk cair seperti jus, susu, minuman fermentasi, atau bahan farmasi dapat diangkut dalam jarak jauh tanpa kehilangan kualitas maupun keamanan.

15. Special Purpose Containers

Special Purpose adalah jenis yang dibuat secara khusus sesuai kebutuhan pemilik atau untuk mengangkut jenis barang tertentu. Jenis ini dirancang dengan spesifikasi unik agar mampu menampung muatan yang memiliki persyaratan khusus. Contoh penggunaannya antara lain untuk mengangkut bahan radioaktif, peralatan militer, atau proyek berskala besar yang membutuhkan perlindungan ekstra.

Keunggulan special purpose adalah fleksibilitasnya dalam menyesuaikan desain dengan karakteristik barang yang diangkut. Karena dibuat khusus, ini biasanya memiliki standar keamanan lebih tinggi dan mengikuti regulasi internasional sesuai jenis muatannya.

16. Swap Body Containers

Swap Body adalah jenis kontainer yang banyak digunakan di Eropa, terutama untuk transportasi darat melalui jalan raya maupun kereta api. Swap body  tidak bisa ditumpuk, namun memiliki ukuran yang lebih fleksibel dan kapasitas muatan lebih besar. Hal ini menjadikannya pilihan tepat untuk distribusi logistik regional yang membutuhkan efisiensi ruang angkut.

Keunggulan jenis ini adalah kemampuannya untuk dipindahkan dengan cepat antara truk dan kereta tanpa perlu proses bongkar muat isi barang. Dengan desain yang lebih lebar dibanding jenis standar. Selain itu, juga mampu membawa lebih banyak muatan dalam satu kali perjalanan. Kekurangannya, karena tidak dapat ditumpuk, penggunaannya lebih terbatas pada jalur transportasi darat, bukan untuk pengiriman lintas laut.


Yakob Taruklangi
Yakob Taruklangi I am Yakob Taruklangi, a professional seafarer as a Deck Officer on tanker ship and offshore vessel. Throughout my career, I have gained valuable knowledge and experience in the maritime industry, which I am passionate about sharing with others. Writing allows me to reflect on my journey at sea and provide insights into shipping, seamanship, and life onboard, with the hope of contributing to the wider maritime community.

Post a Comment for "Cara Membaca Nomor Kontainer Serta Ukuran Dan Dimensinya"