Apa Fungsi Bulwark Pada Konstruksi Kapal

Apa Fungsi Bulwark Pada Konstruksi Kapal - Dalam dunia perkapalan, banyak sekali bagian yang mungkin tidak disadri oleh orang awam tetapi sangat berpengaruh pada keselamatan kerja, salah satunya adalah bulwark sebagai dinding penghalang yang terdapat di sepanjang sisi geladak cuaca (weather deck).

fungsi bulwark kapal
contoh bulwark yang terdapat pada haluan kapal tepanya di area forecastle deck

Bulwark memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan awak, melindungi muatan, hingga menjaga stabilitas kapal dari bahaya air yang menggenang di atas geladak.

Setiap kapal, terutama yang beroperasi di laut lepas, selalu berhadapan dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah. Ombak, hujan deras, maupun percikan air laut bisa menimbulkan penumpukan air di atas geladak. 

Jika tidak segera dialirkan kembali ke laut, air yang menggenang dapat memicu berbagai masalah, mulai dari kerusakan peralatan, gangguan aktivitas bahkan risiko tenggelam akibat beban air yang berlebih.

Pada geladak utama (weather deck) biasanya dipasang saluran air (gutters) atau lubang pembuangan (drain). Bulwark yang tinggi memang melindungi awak dari ombak, tetapi juga berpotensi menahan air laut agar tidak segera keluar dari geladak.

Apa Itu Bulwark

Bulwark adalah dinding pelindung yang dipasang di sepanjang sisi weather deck kapal. Dinding ini merupakan kelanjutan dari sisi kapal, sehingga menonjol lebih tinggi dari geladak utama.

Fungsinya antara lain:

  1. Bulwark berfungsi untuk melindungi awak kapal, penumpang, dan muatan dari risiko jatuh ke laut.
  2. Mengurangi hantaman gelombang yang bisa langsung mengenai geladak.
  3. Menghalangi percikan air laut agar tidak membasahi area kerja di dek.

Walaupun terlihat seperti bagian struktural utama pada kenyataannya lebih berfungsi sebagai perlindungan tambahan. Karena itu, biasanya dibuat dari material ringan. 

Sebenarnya yang jauh lebih penting adalah sambungan antara bulwark dengan struktur dinding di sekitarnya karena berfungsi sebagai penyangga agar tidak menimbulkan tegangan berlebih ketika menerima hantaman ombak.

Jika tidak dilengkapi dengan sistem pembuangan yang memadai, maka risiko air menggenang di geladak akan meningkat. Genangan air ini berbahaya karena:

  • Menambah beban berat di atas kapal.
  • Mengurangi stabilitas kapal.
  • Menyebabkan peralatan di dek rusak akibat karat.
  • Menyulitkan aktivitas kerja awak.

Untuk mengatasi hal ini, biasanya dinding tersebut dilengkapi dengan scupper (lubang kecil untuk pembuangan air) dan freeing port (lubang pelepas air dengan ukuran lebih besar).

Scupper dan Aturan Tinggi Bulwark

Scupper adalah lubang yang dibuat untuk memungkinkan air keluar dari geladak. Ukurannya relatif kecil, tetapi jumlah dan posisinya diatur agar air bisa mengalir dengan cepat.

Menurut Load Line Rules 1968, bulwark di geladak cuaca harus memiliki tinggi minimal 1 meter. Namun, dalam kondisi tertentu dapat dengan tinggi lebih rendah bisa diperbolehkan jika ketinggian tersebut mengganggu operasi kapal.

Akan tetapi, semakin tinggi ukurannya maka semakin besar pula risiko genangan air di dek, sehingga scupper saja tidak cukup. Untuk itulah digunakan freeing port.

Freeing port adalah bukaan khusus pada bulwark yang dirancang untuk mempercepat pembuangan air dari dek. Bentuknya bisa bermacam-macam tetapi umumnya berbentuk lingkaran. 

Setiap freeing port harus memiliki sudut melengkung agar lebih efisien dan mengurangi konsentrasi tegangan pada tepi sudut.

Fungsi utama freeing port adalah:

  1. Mencegah akumulasi air berlebih di geladak.
  2. Memastikan drainase tetap berfungsi meski kondisi laut buruk.
  3. Mengurangi risiko kapal kehilangan stabilitas akibat beban air.

Jumlah dan ukuran freeing port tidak sembarangan, semua ditentukan oleh regulasi internasional, panjang kapal, tinggi, serta desain geladak.

Perhitungan luas total freeing port diatur oleh Load Line Convention 1966, dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Untuk kapal dengan panjang kurang dari 20 meter, luas minimum freeing port dihitung dengan rumus: 0,7 + 0,035 × panjang (m)
  2. Untuk kapal dengan panjang lebih dari 20 meter, rumusnya adalah: 0,07 × panjang kapal (L)
  3. Jika tinggi lebih dari 1,2 meter, luas lubang harus ditambah 0,004 m² untuk setiap kenaikan 0,1 m.
  4. Jika tinggi kurang dari 0,9 meter, luas lubang dikurangi 0,004 m² untuk setiap penurunan 0,1 m.
  5. Jika kapal tidak memiliki scupper, maka luas lubang freeing port harus ditambah 5%.
  6. Jika diameter lubang lebih besar dari 230 mm, harus dipasang pagar pengaman atau pelindung.

Dalam beberapa konstruksi dan bangunan kapal, freeing port juga dilengkapi dengan shutter atau penutup yang bisa dikendalikan sesuai kondisi laut.

Hubungan Bulwark Dengan Stabilitas Kapal

Meskipun bukan bagian utama dari struktur utama tetapi sangat berpengaruh terhadap stabilitas kapal dan daya apung cadangan (reserve buoyancy).

Jika air terlalu lama tertahan di dek akibat desain yang tidak sesuai, maka volume air bisa melebihi kapasitas cadangan daya apung kapal. 

Hal ini jelas berbahaya, karena dapat membuat kapal kehilangan keseimbangan. Oleh karena itu, perhitungan jumlah dan ukuran freeing port patut menjadi perhitungan dan pertimbangan.

Beberapa jenis kapal memiliki aturan khusus mengenai bulwark dan freeing port. Misalnya, kapal penangkap ikan yang sering beroperasi di laut lepas dengan kondisi gelombang ekstrem. 

Pada kapal jenis ini, freeing port biasanya dibuat lebih besar dan lebih banyak agar air bisa cepat terbuang ketika ombak menerpa dek. 

Tetapi untuk kapal dengan ukuran besar tentunya memiliki persyaratan berbeda karena memiliki bentuk dek yang lebih lebar sehingga jalur aliran air tidak sama dengan kapal standar.

Yakob Taruklangi
Yakob Taruklangi I am Yakob Taruklangi, a professional seafarer as a Deck Officer on tanker ship and offshore vessel. Throughout my career, I have gained valuable knowledge and experience in the maritime industry, which I am passionate about sharing with others. Writing allows me to reflect on my journey at sea and provide insights into shipping, seamanship, and life onboard, with the hope of contributing to the wider maritime community.

Post a Comment for "Apa Fungsi Bulwark Pada Konstruksi Kapal"