Istilah dalam Ilmu Pelayaran Datar yang Sangat Penting Diketahui
Ilmu pelayaran datar merupakan salah satu ilmu dasar dalam navigasi kapal yang mempelajari mempelajari tentang cara menentukan posisi kapal, membaca koordinat geografis, serta memahami arah dan jarak di permukaan bumi. Untuk mempelajarinya, ada sejumlah istilah dasar yang perlu dipahami, mulai dari garis lintang dan garis bujur hingga mil laut dan lingkaran besar.
Istilah-istilah tersebut sering dijumpai saat mempelajari peta laut, menentukan posisi kapal, dan melakukan navigasi. Dengan memahami pengertiannya, kita akan lebih mudah memahami materi pelayaran datar untuk tahap selanjutnya.
Istilah-Istilah Penting dalam Ilmu Pelayaran Datar
1. Bola Dunia (Globe)
Globe adalah model bumi berbentuk bola yang dibuat dalam skala lebih kecil daripada ukuran bumi sebenarnya. Model ini menggambarkan bentuk bumi beserta unsur geografisnya, seperti benua, samudra, garis lintang, garis bujur, dan kutub.
Dalam ilmu pelayaran, globe membantu menjelaskan hubungan antara posisi geografis dan bentuk permukaan bumi. Melalui globe, kita dapat memahami bagaimana koordinat digunakan untuk menunjukkan letak suatu tempat.
2. Lingkaran Kecil (Small Circle)
Lingkaran kecil adalah lingkaran pada permukaan bumi yang bidangnya tidak melalui titik pusat bumi. Lingkaran ini membagi permukaan bumi menjadi dua bagian yang tidak sama luasnya.
Contohnya adalah garis lintang selain khatulistiwa. Garis lintang pada 30° LU dan 30° LS termasuk lingkaran kecil karena ukurannya lebih pendek daripada lingkaran khatulistiwa.
Dalam navigasi, pemahaman mengenai lingkaran kecil membantu pelaut mengenali bentuk garis lintang dan hubungannya dengan posisi geografis.
3. Lingkaran Besar (Great Circle)
Lingkaran besar adalah lingkaran pada permukaan bumi yang titik pusatnya berimpit atau sama dengan titik pusat bumi dan membagi bumi menjadi dua bagian yang sama besar.
Khatulistiwa dan setiap pasangan meridian yang berlawanan merupakan contoh lingkaran besar.
Dalam navigasi, lintasan lingkaran besar memiliki peran penting karena menjadi jalur terpendek di permukaan bola antara dua titik, dengan catatan kedua titik tersebut tidak saling berlawanan tepat. Namun, arah lintasannya berubah terhadap utara sejati sepanjang perjalanan, kecuali pada kondisi tertentu.
4. Bujur atau Meridian (Meridian)
Meridian adalah garis setengah lingkaran besar yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Setiap meridian menunjukkan posisi berdasarkan bujur geografis.
Meridian digunakan sebagai acuan untuk menentukan seberapa jauh suatu tempat berada di sebelah timur atau barat meridian nol. Dalam pelayaran, informasi bujur diperlukan untuk menentukan koordinat posisi kapal pada peta laut.
5. Bujur Nol (Prime Meridian)
Bujur nol adalah meridian yang memiliki nilai 0° dan melewati Greenwich, London, Inggris. Garis ini menjadi titik awal pengukuran bujur ke arah timur dan barat hingga 180°.
Meridian Greenwich juga menjadi acuan historis dalam penentuan waktu standar dunia. Dalam penggunaan modern, waktu universal dinyatakan dengan UTC (Coordinated Universal Time), yang menggantikan GMT sebagai standar waktu utama untuk berbagai keperluan internasional.
6. Khatulistiwa (Equator)
Khatulistiwa adalah lingkaran besar yang mengelilingi bumi dan terletak pada bidang yang tegak lurus terhadap poros bumi. Garis ini berada pada lintang 0° dan membagi bumi menjadi belahan utara serta belahan selatan.
Khatulistiwa merupakan garis lintang terpanjang, dengan keliling sekitar 40.075 kilometer berdasarkan model bumi rata-rata.
Dalam navigasi, khatulistiwa menjadi acuan utama pengukuran lintang. Posisi di sebelah utara dinyatakan sebagai Lintang Utara (LU), sedangkan posisi di sebelah selatan dinyatakan sebagai Lintang Selatan (LS).
7. Kutub-Kutub Bumi (Poles)
Kutub bumi adalah dua titik tempat perpanjangan poros rotasi bumi memotong permukaan bumi. Kedua titik tersebut dikenal sebagai Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Kutub Utara memiliki lintang 90° LU, sedangkan Kutub Selatan berada pada 90° LS.
Kedua kutub menjadi titik pertemuan semua meridian. Karena itu, garis bujur tidak lagi menunjukkan arah yang berbeda ketika mencapai kutub, sebab seluruh meridian bertemu di sana.
8. Derajat dan Menit Busur
Derajat adalah satuan untuk mengukur sudut. Dalam navigasi, derajat digunakan untuk menyatakan koordinat geografis, seperti lintang dan bujur, serta untuk menunjukkan arah haluan kapal.
Satu putaran penuh dibagi menjadi 360°, sehingga satu lingkaran terdiri atas 360 derajat.
Derajat dibagi menjadi menit busur dan menit busur dibagi lagi menjadi detik busur, dengan ketentuan:
- 1° = 60 menit busur (60′).
- 1′ = 60 detik busur (60″).
- 1° = 3.600 detik busur.
Dalam penulisan koordinat, misalnya 05° 30′ LU, angka tersebut berarti posisi berada pada lintang 5 derajat 30 menit di utara khatulistiwa.
9. Mil Laut (Nautical Mile)
Mil laut adalah satuan jarak yang digunakan secara luas dalam pelayaran dan penerbangan. Satu mil laut ditetapkan tepat sebesar 1.852 meter atau 1,852 kilometer.
Satuan ini berkaitan erat dengan koordinat geografis. Secara praktis, satu menit lintang di sepanjang meridian setara dengan sekitar satu mil laut, meskipun jarak sebenarnya sedikit berbeda karena bentuk bumi tidak bulat sempurna.
Beberapa satuan yang berkaitan dengan jarak dan kecepatan dalam pelayaran adalah:
- 1 mil laut = 1.852 meter.
- 1 kabel laut (cable) umumnya dihitung sebagai 0,1 mil laut atau 185,2 meter dalam konvensi yang menggunakan sepuluh kabel per mil laut.
- 1 knot = kecepatan satu mil laut per jam.
Perlu diperhatikan bahwa knot bukan satuan jarak, melainkan satuan kecepatan. Sebagai contoh, kapal yang melaju dengan kecepatan 12 knot berarti kapal tersebut menempuh jarak 12 mil laut dalam satu jam jika kecepatannya tetap.
10. Garis Lintang (Latitude)
Garis lintang adalah garis khayal yang sejajar dengan khatulistiwa dan digunakan untuk menentukan posisi suatu tempat di sebelah utara atau selatan khatulistiwa.
Nilai lintang diukur dari 0° pada khatulistiwa hingga 90° di kedua kutub. Garis lintang pada peta biasanya digambarkan membentang dari barat ke timur.
Garis lintang dibedakan menjadi dua:
- Lintang Utara (LU): posisi di sebelah utara khatulistiwa, dari 0° hingga 90° LU.
- Lintang Selatan (LS): posisi di sebelah selatan khatulistiwa, dari 0° hingga 90° LS.
Sebagai contoh, koordinat 06° LS menunjukkan lokasi yang berada enam derajat di selatan khatulistiwa. Sementara itu, 10° LU menunjukkan lokasi sepuluh derajat di sebelah utara khatulistiwa.
Dalam pelayaran, lintang menjadi salah satu komponen utama untuk menentukan posisi kapal bersama dengan bujur.
11. Garis Bujur (Longitude)
Garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Nilainya menunjukkan posisi suatu tempat di sebelah timur atau barat meridian nol yang melewati Greenwich.
Pengukuran bujur dimulai dari 0° dan berlanjut hingga 180° ke arah timur maupun barat.
Garis bujur dibedakan menjadi dua:
- Bujur Timur (BT): posisi di sebelah timur meridian nol, dari 0° hingga 180° BT.
- Bujur Barat (BB): posisi di sebelah barat meridian nol, dari 0° hingga 180° BB.
Contohnya, 120° BT menunjukkan lokasi yang berada 120 derajat di sebelah timur Greenwich, sedangkan 75° BB menunjukkan lokasi yang berada 75 derajat di sebelah baratnya.
Dalam navigasi, garis bujur membantu menentukan posisi kapal sekaligus berkaitan dengan perhitungan waktu setempat.
12. Koordinat Lintang dan Bujur
Posisi geografis suatu tempat dinyatakan menggunakan pasangan koordinat lintang dan bujur. Kedua nilai ini dibutuhkan untuk menunjukkan lokasi secara lebih tepat pada globe maupun peta laut.
Sebagai contoh, koordinat 05° 08′ LS, 119° 25′ BT menunjukkan posisi pada lintang 5 derajat 8 menit di selatan khatulistiwa dan bujur 119 derajat 25 menit di timur Greenwich.
Cara membacanya adalah sebagai berikut:
- Baca nilai lintang terlebih dahulu untuk mengetahui posisi di utara atau selatan khatulistiwa.
- Baca nilai bujur untuk mengetahui posisi di timur atau barat meridian nol.
- Perhatikan simbol LU, LS, BT, atau BB agar tidak tertukar saat menentukan posisi.
Dalam praktik pelayaran, koordinat dapat diperoleh melalui GPS atau sistem navigasi lainnya, kemudian dicocokkan dengan peta laut yang digunakan. Ketelitian penulisan koordinat sangat penting karena kesalahan angka atau arah dapat menyebabkan kesalahan penentuan posisi.
13. Meridian Greenwich
Meridian 0° yang melewati Greenwich menjadi acuan pengukuran bujur geografis. Garis ini juga memiliki hubungan historis dengan Greenwich Mean Time (GMT), yang dahulu banyak digunakan sebagai acuan waktu dunia.
Saat ini, Coordinated Universal Time (UTC) menjadi standar waktu utama yang digunakan secara internasional, termasuk dalam berbagai sistem navigasi dan komunikasi maritim.
Di sisi lain, garis bujur sekitar 180° di Samudra Pasifik berkaitan dengan Garis Penanggalan Internasional (International Date Line). Garis ini menjadi acuan perubahan tanggal kalender ketika seseorang atau kapal melintasinya.
Garis Penanggalan Internasional tidak sepenuhnya lurus mengikuti meridian 180°. Jalurnya berbelok di beberapa wilayah untuk menghindari pemisahan tanggal pada negara atau kelompok pulau tertentu.
Bagi kapal yang melakukan pelayaran jarak jauh melintasi Samudra Pasifik, perubahan tanggal ini perlu diperhatikan ketika mencatat waktu, menyusun jurnal kapal, dan mengatur jadwal kegiatan di atas kapal.
14. Garis Lintang 0°
Garis lintang 0° dikenal sebagai khatulistiwa atau ekuator. Garis ini membagi bumi menjadi dua belahan yang sama besar, yaitu belahan bumi utara dan belahan bumi selatan.
Khatulistiwa juga merupakan lingkaran terpanjang pada permukaan bumi. Kelilingnya sekitar 40.075 kilometer atau kurang lebih 21.638 mil laut.
Dalam ilmu pelayaran datar, khatulistiwa menjadi acuan dasar dalam menentukan lintang dan memahami hubungan antara koordinat geografis dengan jarak di permukaan bumi.
Semakin jauh suatu posisi dari khatulistiwa menuju kutub, semakin kecil keliling lingkaran lintangnya. Hal ini menjelaskan mengapa lingkaran lintang selain khatulistiwa termasuk lingkaran kecil.

Post a Comment for "Istilah dalam Ilmu Pelayaran Datar yang Sangat Penting Diketahui"
Sobat pelaut yang ingin bertanya atau berbagi pengalaman silahkan tinggalkan komentar di bawah ini.
Post a Comment